JAKARTA, KOMPAS.com – Pasar saham Indonesia mencatat kebangkitan signifikan pada pekan ini. Setelah sempat terpuruk hingga menyentuh level 5.346 pada awal Juni, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound dan menembus kembali level psikologis 6.000.
Pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026), IHSG menguat 121,62 poin atau 2,07 persen ke posisi 6.007,65. Secara akumulatif dalam sepekan, IHSG melonjak 7,38 persen, menjadi salah satu penguatan mingguan terbesar dalam beberapa bulan terakhir.Kenaikan tersebut juga diikuti membaiknya sejumlah indikator pasar. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), kapitalisasi pasar meningkat 7,31 persen menjadi Rp 10.524 triliun dari Rp 9.807 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca juga: Dony Oskaria: IHSG Tembus 6.000 Bukti Kepercayaan Investor pada Ekonomi Indonesia
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan rata-rata frekuensi transaksi harian naik 4,14 persen menjadi 2,51 juta kali transaksi dibandingkan 2,41 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian meningkat 7,46 persen menjadi 36,14 miliar saham dari sebelumnya 33,63 miliar saham.















