TOKYO, KOMPAS.com - Jumlah kematian tahunan akibat Covid-19 terus melampaui 30.000 di Jepang, bahkan tiga tahun setelah tingkat keparahan penyakit menular ini turun ke level influenza musiman.
Para lansia menjadi kelompok paling berisiko terkena virus corona yang terus bermutasi.Baik pada tahun 2023 maupun 2024, Covid-19 merupakan penyebab kematian kedelapan terbesar di Jepang.
Dikutip dari Asahi Shimbun, Rabu (10/6/2026), menurut statistik Kementerian Kesehatan, 36.000 orang meninggal akibat Covid-19 pada 2024, dengan lebih dari 90 persen dari total kematian terjadi pada orang berusia 65 tahun ke atas.
Jumlah total tersebut turun sekitar 2.000 dari angka 38.000 pada 2023.
Baca juga: Negaranya Lagi Musuhan, Cucu PM Jepang Malah Daftar Kuliah ke China






