JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Gizi Nasional (BGN) di bawah kepemimpinan baru berencana mengalihkan tugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada kantin sekolah di area Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Kepala BGN Nanik S. Deyang mengungkapkan, pengalihan ini dapat dilakukan di area terpencil dengan jumlah siswa sedikit.

Nantinya lewat skema ini, pengadaan menu MBG disiapkan sepenuhnya oleh kantin-kantin sekolah.Baca juga: Istana Respons soal Peluang Pelibatan CSR hingga Kantin Sekolah untuk MBG di Daerah 3T

Kebijakan ini juga direncanakan setelah dirinya melihat dinamika berbeda di berbagai wilayah yang tidak dapat disamaratakan dengan daerah lain.

“Ini masih kita lihat (skema kerja sama dengan kantin), di tempat terpencil itu misalnya di Lombok, di Lombok Barat saya pernah ke satu pulau muridnya hanya 119, kan enggak mungkin didirikan dapur,” kata Nanik usai dilantik di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/6/2026).