BERLIN, KOMPAS.com - Jerman telah menarik diri dari rencana untuk membangun jet tempur baru buatan Eropa bersama Perancis dan Spanyol.
Keputusan ini diprediksi bakal menggagalkan proyek tersebut, sekaligus menjadi pukulan telak bagi Eropa dalam mempersenjatai diri secara mandiri tanpa harus terus-menerus membeli pasokan alutsista Amerika Serikat.Rencana ambisius yang dinamai Future Combat Air System (FCAS) ini pertama kali diinisiasi dan dideklarasikan pada tahun 2017 silam oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron bersama Kanselir Jerman kala itu, Angela Merkel.
Pemerintah Spanyol ikut bergabung dengan proyek tersebut dua tahun kemudian.
Baca juga: Jerman Tersingkir dari Perebutan Kursi Dewan Keamanan PBB, Ada Peran Rusia
Tujuannya adalah agar produsen senjata komersial di ketiga negara tersebut berkolaborasi untuk membangun jet tempur siluman baru yang akan menggantikan Eurofighter milik Jerman dan Spanyol, serta Rafale milik Perancis.













