WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Upaya Amerika Serikat (AS) untuk memisahkan jalur perundingan damai Iran dan Lebanon terus menemui jalan buntu.
Washington bersikeras kedua konflik harus ditangani secara terpisah, namun Teheran justru menegaskan keduanya saling terkait dan tidak bisa dilepaskan satu sama lain.Situasi ini semakin rumit mengingat asal muasal konflik yang memang terjalin erat.
Baca juga: Trump Klaim Kesepakatan AS-Iran di Tahap Akhir, Tuntas 2-3 Hari Lagi
Perang dengan Iran bermula dari serangan bersama AS-Israel pada 28 Februari.
Di sisi lain, kelompok milisi Lebanon, Hizbullah, ikut menembakkan roket ke Israel tak lama setelahnya.









