WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Israel dan Iran akan saling membiarkan satu sama lain setidaknya selama seminggu.

Hal ini terjadi setelah ia melakukan percakapan telepon dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.“Dia (Netanyahu) diserang dan dia membalas, saya tidak bisa menyalahkannya untuk itu,” kata Trump, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (9/6/2026).

“Tapi dia dipukul, dia membalas, dan sekarang mereka sudah mengakhiri semuanya. Jadi mereka akan saling membiarkan satu sama lain selama seminggu lagi atau lebih,” sambungnya.

Baca juga: Bukan Sekadar Balas Dendam, Serangan Rudal Iran ke Israel Ungkap Ambisi Teheran

Tahap akhir negosiasi dengan Iran