WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) mendorong pengembangan senjata energi terarah atau directed energy weapons (DEW), termasuk laser berdaya tinggi.
Kepala Operasi Angkatan Laut AS, Laksamana Daryl Caudle, dalam pernyataan di hadapan Komite Angkatan Bersenjata DPR AS pada Kamis (14/5/2026), menegaskan bahwa senjata laser akan menjadi komponen penting dalam peperangan laut masa depan.Menurutnya, teknologi ini diperlukan untuk mengambil alih sebagian tugas pertahanan rudal dari pencegat kinetik sehingga ruang peluncur rudal di kapal dapat digunakan untuk serangan ofensif.
Baca juga: Laser Jadi Tren Baru Lawan Drone, Sekali Tembak Cuma Rp 220.000
Caudle menilai kapal perang AS saat ini menghadapi dilema antara membawa senjata pertahanan dan senjata serangan karena keterbatasan ruang dalam sistem peluncur vertikal (Vertical Launching System/VLS).
“Energi terarah adalah komponen penting dalam peperangan laut masa depan, terutama untuk pertahanan terhadap rudal balistik dan pertahanan terminal,” kata Caudle, seperti dikutip Military Times.











