TEHERAN, KOMPAS.com - Mohsen Rezaei, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengungkapkan adanya “tes kepercayaan” bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Tes tersebut bertujuan membuka jalan damai antara kedua negara yang masih terhambat sejak gencatan senjata disepakati pada 8 April lalu.“Negosiasi berada dalam kebuntuan dan (Presiden AS Donald) Trump harus memecahkan kebuntuan ini. Bola ada di tangan Trump,” kata Rezaei dalam wawancara eksklusif dengan CNN pada Jumat (5/6/2026).
Baca juga: Iran Tolak Ide Trump Bertemu Mojtaba, Sebut Tak Realistis
Iran beri "tes" untuk Trump
Dilansir CNN, Rezaei menuntut pelepasan 12 miliar dollar AS (sekitar Rp 217 triliun) dari dana yang dibekukan segera setelah kesepakatan sementara ditandatangani dengan AS, serta tambahan 12 miliar dollar AS pada tahap berikutnya.








