Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya mungkin bertemu dengan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, jika kesepakatan tercapai antara kedua negara. Trump bahkan menyebut dirinya akan merasa "terhormat" untuk bertemu dengan Mojtaba."Saya tidak ingin bertemu, tetapi jika saya bertemu, saya akan merasa terhormat untuk bertemu dengannya," kata Trump ketika ditanya oleh wartawan tentang kemungkinan pertemuan dengan pemimpin tertinggi Iran tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (5/6/2026)."Saya ingin melihat apakah kita mencapai kesepakatan, tetapi jika kita telah mencapai kesepakatan, ada kemungkinan saya akan bertemu dengannya," cetus Presiden AS tersebut dalam wawancara dengan wartawan pada Kamis (4/6) waktu setempat. Saat ditanya lebih lanjut oleh wartawan soal apakah pertemuan itu akan berlangsung di AS, Trump berkata: "Saya belum banyak mendengar tentang hal itu. Saya tidak menyarankan itu, tetapi beberapa orang telah menyarankan demikian." Mojtaba menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran menggantikan mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, sejak awal Maret lalu. Khamenei tewas bersama anggota keluarganya dalam gelombang awal serangan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu.Mojtaba sendiri mengalami luka-luka akibat serangan yang sama, dan belum pernah muncul ke hadapan publik sejak dia menjabat.Ketika ditanya apakah dirinya akan melanjutkan operasi militer AS jika Iran menewaskan lebih banyak tentara Washington di kawasan Timur Tengah, Trump menjawab: "Itu akan menjadi alasan yang bagus. Jujur saya, jika mereka membunuh tentara-tentara AS, saya pikir saya akan melakukannya dengan sangat cepat."