BATHURST, KOMPAS.com — Otoritas lingkungan Australia menyita lebih dari 100.000 ekor kecoak dalam penggerebekan terhadap operasi pembiakan kecoak ilegal di wilayah pedesaan.

Ribuan serangga tersebut diperkirakan memiliki nilai 200.000 dollar Australia (sekitar Rp 2,5 miliar) di pasar gelap.Penggerebekan dilakukan terhadap tempat pembiakan komersial ilegal di Kota Bathurst, sebelah barat Sydney, menurut Departemen Lingkungan Australia pada Jumat (5/6/2026).

Baca juga: Partai Kecoak Gemparkan India, Salip Popularitas Partai PM Narendra Modi

Petugas menemukan berbagai jenis kecoak yang dilarang, termasuk kecoak Madagaskar hissing—serangga besar yang dikenal karena suara desis sebagai mekanisme pertahanan—serta kecoak dubia, spesies invasif yang biasanya dikembangbiakkan sebagai pakan untuk reptil peliharaan.

Ada kecoak hampir sebesar telapak tangan