KOMPAS.com - Pakar ilmu komputer ternama asal Inggris-Kanada yang baru saja dinobatkan sebagai peraih Hadiah Nobel Fisika 2024, Geoffrey Hinton, kembali mengeluarkan peringatan keras.

Sosok yang dijuluki "Bapak Kecerdasan Buatan" (Godfather of AI) ini menegaskan bahwa umat manusia tidak sekadar sedang menciptakan program komputer tingkat lanjut.

Lebih dari itu, manusia sesungguhnya tengah melahirkan sebuah "makluk baru" yang akan jauh melampaui kecerdasan manusia.Pernyataan tersebut disampaikan Hinton saat berbicara dalam ajang Sana AI Summit di New York pekan lalu.

Pria berusia 77 tahun ini memprediksi bahwa kecerdasan AI ini akan segera melampaui batas kemampuan otak penciptanya dalam waktu yang sangat dekat.

Bahkan, ilmuwan yang mundur dari Google pada tahun 2023 ini meyakini ada kemungkinan 10 hingga 20 persen bahwa AI akan memicu kepunahan manusia dalam kurun waktu 30 tahun ke depan.