KATHAMANDU, KOMPAS.com - Seorang pemandu pendakian (sherpa) asal Nepal yang sempat dinyatakan hilang selama enam hari di Gunung Everest dan diyakini telah meninggal dunia, ditemukan dalam keadaan hidup pada Kamis (4/6/2026).
Ia berhasil bertahan hidup di tengah cuaca ekstrem dan merangkak sendirian tanpa bantuan hingga hampir mencapai Base Camp untuk meminta pertolongan.Begitu kecilnya harapan hidup sebelum ia ditemukan, sang istri bahkan sudah mulai menggelar ritual doa terakhir untuk melepas arwah suaminya.
Baca juga: Badai Salju Mematikan di Everest: 200 Pendaki Masih Terjebak, 1 Orang Tewas
Dawa Sherpa, pemandu pendakian gunung berusia 50-an yang lebih dikenal sebagai "Hillary" itu hilang di puncak gunung tertinggi di dunia dalam kondisi cuaca buruk, pada 30 Mei.
Nyawanya berhasil diselamatkan setelah tim dari Komite Pengendalian Polusi Sagarmatha (SPCC) secara tidak sengaja menemukannya sedang merangkak di dekat Base Camp pada Kamis pagi waktu setempat.










