TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan alokasi dana sebesar 13 miliar shekel (sekitar Rp 81,5 triliun) untuk memperkuat keamanan dan mengembangkan wilayah utara Israel yang berbatasan dengan Lebanon.
Kawasan tersebut mengalami kerusakan dan tekanan keamanan akibat berminggu-minggu serangan yang dilancarkan kelompok Hezbollah yang didukung Iran.Pengumuman itu disampaikan pada Selasa (2/6/2026) setelah pemerintah Israel menyetujui paket kebijakan yang oleh kantor Netanyahu disebut sebagai mega proyek untuk wilayah utara.
Baca juga: Trump Caci Maki Netanyahu soal Serangan ke Beirut, Hubungan AS-Israel Retak?
Total investasi capai Rp 81,5 triliun
Netanyahu mengatakan, pemerintah telah mengambil keputusan besar untuk memperkuat kawasan utara Israel.











