KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) bersama United Kingdom (UK) dan Australia meluncurkan proyek baru untuk mengembangkan drone bawah air canggih.

Ini menjadi upaya baru untuk memperkuat aliansi keamanan dan meningkatkan kemampuan militer sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran atas kekuatan maritim China.Menyusul dugaan keterlibatan kapal-kapal yang terkait dengan China dalam insiden yang menyebabkan kerusakan kabel bawah laut di dekat Taiwan dan di perairan Eropa.

Kondisi tersebut menambah urgensi upaya Washington dan sekutunya untuk mengamankan infrastruktur dasar laut yang penting.

Baca juga: Makin Mesra, Kongres AS Siapkan Jalan bagi Integrasi Militer dengan Israel

Dalam pidatonya di acara Dialog Shangri-La di Singapura, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan ketiga negara sedang “mempercepat penyediaan kemampuan canggih bagi pasukan tempur kami.”