KINSHASA, KOMPAS.com - Organisasi amal medis internasional, Medecins Sans Frontieres (MSF), merilis peringatan darurat terkait lonjakan cepat kasus virus Ebola di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo).
Situasi di lapangan saat ini dinilai telah memasuki fase yang sangat mengkhawatirkan.Hanya dalam kurun waktu dua minggu sejak wabah resmi dideklarasikan, Wakil Direktur MSF Alan Gonzales mengaku terkejut karena belum pernah menyaksikan ledakan jumlah kasus sebanyak ini dalam waktu yang sedemikian singkat.
Pernyataan ini bertepatan dengan kunjungan langsung Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, ke Provinsi Ituri di wilayah timur RD Kongo, pusat episentrum wabah untuk memimpin koordinasi penanggulangan virus.
Baca juga: WHO: Tingkat Kematian Ebola Bundibugyo Sampai 50 Persen
Skala nyata wabah masih misteri









