JAKARTA, KOMPAS.com - Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan dari Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau yang akrab disapa Mama Sinta mengeklaim dirinya tak pernah diajak bermain film Pesta Babi garapan Dandhy Laksono.

Sinta mengatakan, dirinya baru mengetahui dirinya ada dalam film tersebut saat seorang yang ia sapa sebagai “Bang Tigor” membawanya menonton pemutaran film di Papua pada 8 April 2026 lalu.

“Tidak ada sama sekali (diajak main film Pesta Babi). Saya kaget pada saat nonton itu tanggal 8 bulan 4. Saya sendiri ketemu itu wajah saya di situ, pada saat mereka putar film itu, Pesta Babi,” kata Sinta ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/5/2026).Baca juga: Bawa Sajam hingga Obat Terlarang, 4 Orang Ditangkap dalam Patroli Gabungan di Jaksel

Karena itu, Sinta meminta agar publikasi film tersebut dihentikan. Menurut dia, film itu telah diputar di berbagai daerah dan kini juga mudah diakses melalui YouTube.

“(Saya minta) Dihentikan! Mulai dari hari ini dihentikan! Seandainya ada yang putar film itu, tolong proses orang itu,” tekan dia.