DHAKA, KOMPAS.com - Seekor kerbau albino langka bernama Donald Trump di Bangladesh batal menjadi hewan kurban Idul Adha setelah intervensi pemerintah di menit-menit terakhir
Kerbau seberat hampir 700 kilogram itu sebelumnya telah dijual untuk disembelih saat Hari Raya Idul Adha 2026.Baca juga: Kerbau Bernama Donald Trump Batal Disembelih Saat Idul Adha, Dikirim ke Kebun Binatang
Namun, pemerintah kemudian membatalkannya dengan pertimbangan keamanan menyusul melonjaknya minat publik untuk melihat kerbau unik tersebut.
Menteri Dalam Negeri Bangladesh Salahuddin Ahmed memerintahkan agar kerbau itu diselamatkan. Uang pembeli dikembalikan dan hewan itu dipindahkan ke kebun binatang nasional di Dhaka.
"Pada saat-saat terakhir, keputusan diambil untuk menyelamatkan kerbau dari penyembelihan karena kekhawatiran keamanan dan tingkat minat publik yang luar biasa," kata seorang pejabat kementerian, dilansir Reuters, Kamis (28/5/2026).











