Jakarta -

Video remaja jadi sasaran pengeroyokan dua pria di Jakarta Pusat (Jakpus) viral di media sosial (medsos). Korban dikeroyok saat berupaya melerai keributan.Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengatakan pihaknya menyelidiki setelah ada video viral pengeroyokan di wilayah Jakpus. Polisi mengusut kasus 'bang jago' menghajar remaja itu karena belum ada pihak korban yang membuat laporan polisi (LP)."Ada video yang sempat viral di medsos, adanya masyarakat yang menggunakan kekerasan atau berbuat sok jago ya. kemudian kita mengetahui hal tersebut, kemudian kita dari Polres Metro Jakarta Pusat melakukan gerak cepat lewat patroli medsos," kata Roby, Jumat (29/5/2026).

Polisi lalu mendalami soal sosok korban dan pelaku, hingga waktu dan lokasi kejadian. Polisi yang mendapatkan identitas korban lalu mendorong agar membuat LP resmi."Kemudian kita dapatkan identitas korbannya, kemudian kita datangi, kita panggil ke kantor untuk bikin laporan polisi," katanya. Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, dekat SPBU di kawasan Bungur dan Pasar Senen pada Minggu (24/5) sekitar pukul 03.15 WIB. Sebelum korban dikeroyok, pelaku bersama rekannya terlibat perselisihan dengan sopir taksi.Dari hasil pemeriksaan, diketahui insiden tersebut melibatkan rombongan pelaku yang berjumlah empat orang, yang saat itu diduga berada di bawah pengaruh minuman keras (miras).Saat itu, di lokasi ada korban berinisial FMS bersama rekannya, EBTW, sedang mengendarai motor untuk mengisi bensin. Keduanya melihat cekcok sopir taksi dan rombongan pelaku, lalu berupaya melerai pertikaian tersebut.