JAKARTA, KOMPAS.com - Markas Besar (Mabes) TNI membantah telah menyerobot lahan masyarakat untuk pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP)

“Jadi, tidak benar kalau disebut pembangunan Yon TP menerobot lahan masyarakat,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas, kepada Kompas.com, Kamis (28/5/2026).Nas menyampaikan, pembangunan Yon TP dilakukan di atas lahan negara yang telah dikoordinasikan dengan instansi terkait.

TNI Angkatan Darat (AD) menargetkan mempunyai 750 satuan di tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Baca juga: Mabes TNI Pastikan Pembangunan Batalyon Teritorial Berdiri di Atas Lahan Negara

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, satuan-satuan tersebut terdiri dari batalion teritorial pembangunan (YTP) hingga satuan bantuan tempur dan administrasi.