Penulis: Timothy Jones/DW Indonesia

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menawarkan insentif bagi warga yang bersedia bergabung dalam perang di Ukraina.Melalui dekret terbaru yang ditandatangani Senin (25/5/2026) lalu, pemerintah Rusia akan menghapus utang hingga 10 juta rubel—setara sekitar Rp 2,5 miliar—bagi para rekrutan baru militer.

Kebijakan itu berlaku untuk warga yang menandatangani kontrak dinas militer setelah 1 Mei tahun ini.

Baca juga: Laporan Intelijen Eropa Bocor, China Latih Ratusan Tentara Rusia untuk Perang Ukraina

Penghapusan utang tidak hanya berlaku bagi tentara, tetapi juga pasangan mereka. Namun ada syaratnya: kontrak harus berdurasi minimal satu tahun dan secara khusus ditujukan untuk menjalankan "operasi militer khusus”, istilah resmi Kremlin untuk invasi penuh Rusia ke Ukraina.