Penulis: Anne-Sophie Brandlin/DW Indonesia
BERLIN, KOMPAS.com - Selama bertahun-tahun, skenario terburuk perubahan iklim menjadi peringatan keras jika dunia gagal membatasi penggunaan bahan bakar fosil.Kenaikan suhu lebih dari 4 derajat Celsius pada akhir abad ini diprediksi bakal berakibat bencana besar, termasuk gelombang panas mematikan, kenaikan permukaan air laut, kegagalan panen, serta pengungsian massal.
Namun, sebuah makalah ilmiah yang terbit pada bulan April menyatakan bahwa skenario "hari kiamat", yang dikenal sebagai Representative Concentration Pahtways (RCP) 8.5 dan kemudian Shared Sosioeconomic Pathways (SSP) 5-8.5, kini semakin kecil kemungkinannya untuk terjadi.
Baca juga: Pencairan Es Laut Arktik Melambat Meski Pemanasan Global, Ahli Ungkap Sebabnya
Dirancang sebagai tolok ukur untuk membantu pemerintah bersiap menghadapi berbagai kemungkinan berbahaya, skenario terburuk ini sebenarnya bukanlah sebuah prediksi.










