BRUSSEL, KOMPAS.com - Sejumlah negara anggota Uni Eropa secara terbuka menyerukan pembunuhan massal terhadap burung kormoran besar (Phalacrocorax carbo) pada Selasa (26/5/2026).

Burung berbulu hitam tersebut dianggap mengonsumsi terlalu banyak ikan dan merugikan industri perikanan lokal. Sejak diberikan status sebagai spesies yang dilindungi pada tahun 1979, populasi kormoran besar memang melonjak tajam di daratan Eropa.

Namun, populasinya sangat mengganggu para nelayan di negara-negara tempat hewan berbulu hitam ini menjadi pesaingnya.

"Konsumsi ikan tahunan seekor burung kormoran besar dewasa diperkirakan sekitar 180 kilogram, sedangkan konsumsi ikan rata-rata per warga Uni Eropa sekitar 23 kilogram," tulis Republik Ceko, Swedia, dan tujuh anggota Uni Eropa lainnya dalam sebuah catatan untuk menggambarkan urgensi situasi tersebut, dikutip dari AFP, Selasa.

Baca juga: Uni Eropa Paksa Iran Buka Selat Hormuz, Siapkan Sanksi Baru