TOKYO, KOMPAS.com - Tim peneliti asal Jepang berhasil melakukan uji pembakaran pertama untuk mesin jet yang dirancang bagi pesawat hipersonik berkecepatan Mach 5.

Uji coba yang berlangsung pada April tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi teknologi penerbangan negara tersebut.Tim yang terdiri dari para peneliti Universitas Waseda di Tokyo dan Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA) ini menargetkan teknologi tersebut dapat digunakan secara praktis pada dekade 2040-an.

Baca juga: Bandara Kertajati Bakal Jadi Bengkel Pesawat Hercules AS, Risiko Keamanan Mengintai

Bila terealisasi, waktu perjalanan udara antara Jepang dan Amerika Serikat (AS) bisa dipangkas menjadi hanya dua jam.

Sebagai informasi, penerbangan langsung dari Jepang ke AS saat ini membutuhkan waktu antara 10 hingga 15 jam, tergantung pada kota keberangkatan dan tujuan.