TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah mengeluarkan perintah untuk membuka kembali akses internet internasional, Senin (25/5/2026).
Perintah ini mengakhiri pemadaman internet selama hampir 90 hari menyusul perang melawan AS dan Israel.Laporan tersebut mengutip kepala hubungan masyarakat di Kementerian Komunikasi Iran yang ditayangkan oleh media pemerintah Iran, dikutip dari Reuters, Senin.
Namun, belum ada mekanisme bagaimana dan kapan Iran akan terhubung kembali ke jaringan global setelah keputusan tersebut.
Baca juga: Iran Disebut Ingin Bebaskan Rp 427 T Aset Beku dalam Kesepakatan dengan AS
Hanya sedikit warga yang bisa akses ke VPN










