JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan fast charging atau pengisian daya cepat pada mobil listrik kini semakin umum digunakan, terutama untuk menunjang mobilitas harian dan perjalanan jarak jauh.

Namun, masih banyak pengguna kendaraan listrik yang khawatir penggunaan fast charging terlalu sering dapat memengaruhi usia pakai baterai.Menanggapi hal tersebut, Aftersales Service Operation Manager Jaecoo, Bayu Agus Mustofa mengatakan, penggunaan fast charging pada dasarnya aman selama dilakukan dengan cara yang tepat.

Baca juga: AHM Ajak Gen Z Bikin Konten Keselamatan Berkendara

Menurut dia, pola penggunaan kendaraan menjadi faktor penting dalam menentukan frekuensi pemakaian fast charging.

“Ini balik lagi terkait dengan penggunaan sehari-hari. Biasanya apabila mobilitas tinggi, usahakan maksimal pengisi fast charging itu di 80 persen,” ujar Bayu di Jakarta Utara, Minggu (24/5/2026).