TEL AVIV, KOMPAS.com - Rencana besar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk membentuk tatanan baru Timur Tengah terancam berantakan jika Amerika Serikat mencapai kesepakatan damai dengan Iran.

Sejumlah analis menilai, langkah Presiden AS Donald Trump mengejar perdamaian dengan Teheran dapat merusak strategi utama Netanyahu yang selama bertahun-tahun dibangun di atas ancaman Iran.Situasi itu mencuat setelah Trump pada Sabtu (23/5/2026) mengungkapkan bahwa kesepakatan awal dengan Iran telah “sebagian besar dinegosiasikan”.

Baca juga: Netanyahu Disebut Makin Tersisihkan, Tak Dilibatkan Trump dalam Negosiasi AS–Iran

Trump dinilai mulai kehilangan kepercayaan

Dilansir South China Morning Post, ilmuwan politik Ali Alfoneh menilai Netanyahu gagal memenuhi janji kemenangan cepat yang sebelumnya diyakini bisa diraih Israel dalam perang melawan Iran.