NEW YORK, KOMPAS.com - Sebuah laporan mengonfirmasi dugaan rencana pembunuhan terhadap Ivanka Trump, anak kedua Presiden AS Donald Trump, oleh warga negara Irak yang dilatih Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) di Turki.
Adapun motif rencana tersebut dikabarkan terkait dengan balas dendam atas pembunuhan kepala militer Iran, Qasem Soleimani.Dilansir The New York Post, Jumat (22/5/2026), Mohammad Baqer Saad Dawood Al-Saadi (32) baru-baru ini ditangkap dan mengaku telah berjanji untuk membunuh Ivanka.
Dan menurut beberapa sumber, warga negara Irak itu bahkan memiliki denah rumah putri Trump di Florida.
Baca juga: Jared Kushner dan Ivanka Trump Beli Properti Mewah Rp437 Miliar di Miami
Al-Saadi diduga menargetkan keluarga Trump sebagai tanggapan atas pembunuhan kepala militer Iran Qasem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad enam tahun lalu.










