MAKASSAR, KOMPAS.com - Upaya Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap dollar AS mulai menunjukkan hasil. Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi Local Currency Transaction (LCT) pada Januari-April 2026 mencapai 22,61 miliar dollar AS atau sekitar Rp 400,19 triliun dengan asumsi kurs Rp 17.700 per dollar AS.
Nilai transaksi menggunakan mata uang lokal tersebut melonjak 309 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 7,33 miliar dollar AS. Kenaikan ini mencerminkan makin besarnya penggunaan mata uang domestik dalam perdagangan dan transaksi lintas negara.Direktur Departemen Pendalaman Pasar Keuangan BI Ruth A. Cussoy Intama mengatakan, pertumbuhan transaksi LCT menunjukkan semakin kuatnya upaya Indonesia menekan ketergantungan terhadap dollar AS di tengah ketidakpastian global.
"Ini baru Januari sampai April. Moga-moga terus naik ya, baik volume maupun pelakunya," ujar Ruth saat media briefing di Makassar, Jumat (21/6/2026).
Baca juga: Rupiah Babak Belur di Asia, Cuma Menang Lawan Rupee India
China Jadi Mitra Utama














