Penulis: Cathrin Schaer/DW Indonesia

ABU DHABI, KOMPAS.com - Pekan ini muncul laporan bahwa Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) tengah membentuk dana pertahanan bersama yang memungkinkan kedua negara membeli persenjataan secara kolektif.Laporan yang pertama kali diterbitkan media Middle East Eye itu mengutip dua pejabat Amerika Serikat (AS) yang tidak disebutkan namanya, namun hingga kini belum dikonfirmasi kedua pemerintah.

Kesepakatan itu disebut tercapai dalam kunjungan rahasia Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke UEA. Dia sendiri mengumumkan lawatan tersebut pada malam 13 Mei. Beberapa jam kemudian, pemerintah UEA membantah kunjungan itu pernah terjadi.

Sehari sebelumnya, Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee mengungkapkan dalam sebuah acara di Tel Aviv bahwa Israel telah meminjamkan sistem pertahanan udara kepada UEA untuk membantu menghadapi serangan Iran.

Baca juga: Keandalan Perang Asimetris di Timur Tengah