WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Penundaan penjualan senjata Amerika Serikat (AS) ke Taiwan karena menghemat amunisi untuk perang Iran disebut sebagai informasi yang keliru, kata sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Menurut sumber itu, penjualan senjata AS ke Taiwan memang membutuhkan waktu lama untuk diproses, bukan karena terkait dengan perang Iran.Pernyataan ini muncul setelah seorang pejabat senior AS menyatakan ada jeda penjualan karena kebutuhan untuk memiliki persediaan senjata dalam perang di Timur Tengah.

Baca juga: Trump Berencana Telepon Presiden Taiwan, Bisa Dobrak Protokol Diplomatik

Sumber tersebut juga mencatat bahwa Presiden AS Donald Trump akan segera memutuskan penjualan senjata tersebut.

"Penjualan (senjata) ini membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diproses dan tidak terkait dengan Operasi Epic Fury," kata sumber tersebut dilansir Reuters, Sabtu (23/5/2026).