JAKARTA, KOMPAS.com - Industri penerbangan global kembali menjadi sorotan setelah lembaga pemeringkat transportasi udara Skytrax merilis daftar maskapai dengan predikat bintang lima atau five-star airlines.

Menariknya, dari 10 maskapai yang mendapat predikat maskapai bintang 5 tersebut, tidak satu pun berasal dari Eropa maupun Amerika Serikat.Dikutip dari laman resminya, dikutip pada Jumat (22/5/2026), Skytrax menyebut status bintang lima merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas layanan maskapai, baik di bandara maupun di dalam pesawat.

Baca juga: Krisis Avtur, Maskapai Eropa Siapkan Skenario Terburuk

SHUTTERSTOCK/EQROY Ilustrasi Japan Airlines (JAL)

Penilaian dilakukan melalui audit terhadap produk dan layanan yang diberikan maskapai kepada penumpang.