Jakarta - Perum Bulog mengungkapkan kapasitas gudang penyimpanan beras bakal ditingkatkan hingga 7 juta ton. Langkah itu dilakukan menyusul stok beras cadangan pemerintah yang terus bertambah.Saat ini kapasitas gudang Bulog di seluruh Indonesia hanya mampu menampung sekitar 4 juta ton beras. Karena itu, Bulog sudah menyewa tambahan gudang dengan kapasitas sekitar 2 juta ton dan menyiapkan tambahan lagi sekitar 1 juta ton."Iya, kami siapkan antisipasi 7 juta ton," kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat ditemui di kawasn Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).

Dia menjelaskan stok beras Bulog saat ini sudah mencapai 5,39 juta ton. Menurutnya capaian tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan pemerintah."Nah kemudian kami sekarang stok kami sudah 5,39 juta ton, nah ini kami juga sudah sewa lebih kurang 2 juta ton. Jadi masih sisa spare sekitar 600 ribu ton," ujar Rizal.Selain menyewa gudang, Bulog juga tengah memproyeksikan pembangunan 100 titik pergudangan baru di seluruh Indonesia. Gudang tersebut diprioritaskan di wilayah 3T, yakni terdepan, terluar dan terpencil, termasuk daerah yang belum memiliki gudang Bulog.Menurut Rizal, pembangunan gudang baru bertujuan menambah kapasitas penyimpanan sekaligus mempercepat distribusi logistik pangan ke masyarakat. Tambahan gudang juga disiapkan untuk mengantisipasi apabila stok beras Bulog terus meningkat hingga 6 juta ton."Tujuannya adalah apa? Untuk mengantisipasi apabila nanti memang kalau stok ini bisa bertambah sampai 6 juta ton. Ini kami antisipasi, mudah-mudahan ini berjalan semua dengan lancar," sebut Rizal.Rizal juga optimistis Indonesia mampu mempertahankan swasembada pangan hingga tahun depan. Menurutnya, capaian stok beras yang terus meningkat menjadi sinyal kuat ketahanan pangan nasional berada dalam kondisi aman."Dengan proyeksi sekarang di bulan Mei stok sudah mencapai 5,39 (juta ton), ini insyaallah kami prediksikan di tahun 2026 juga insyaAllah sawasembada sembada pangan," tutup Rizal