MOSKWA, KOMPAS.com - Kartun anak populer Masha and The Bear sempat menjadi sorotan di Rusia setelah ilmuwan politik sekaligus figur publik Vadim Popov mengusulkan agar tayangan tersebut dibatasi di televisi dan layanan streaming.

Menurut Popov, serial animasi yang terkenal di berbagai negara itu mengandung pesan-pesan yang dianggap bertentangan dengan nilai tradisional Rusia.Popov mengatakan, Masha and The Bear tidak layak ditonton anak-anak karena dinilai memuat “sebaran makna berbahaya.”

Baca juga: Charlie Hebdo Bikin Kartun Sindiran soal Gempa Turkiye, Tuai Reaksi Keras

“Produk ini tidak boleh ditunjukkan kepada anak-anak. Kartun ini mengandung sebaran makna berbahaya yang bertentangan dengan nilai-nilai tradisional Rusia,” kata Popov dalam wawancara dengan Paragraph, Selasa (28/10/2025).

Ia menyoroti fakta bahwa karakter utama, Masha, digambarkan tinggal sendirian tanpa orang tua.