JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menanggapi terkait surat terbuka dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang menyoroti pemberian susu formula pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan menjelaskan, BGN tidak membuka opsi pemberian susu formula bayi karena ingin mengutamakan Air Susu Ibu (ASI)."BGN tidak membuka opsi susu formula bayi karena ingin mengutamakan ASI. Jadi mohon dicermati dengan lebih saksama," ujar Dadan saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (21/5/2026).

Dadan menuturkan, BGN hanya membuka opsi pemberian susu formula Lanjutan dan Formula Pertumbuhan pada MBG.

Baca juga: KSP Dudung Bantu BGN Awasi Program MBG, Harap Tak Ada Oknum Jual-Titip Keuntungan

Pemberian itu juga sesuai kebutuhan dan atas rekomendasi ahli gizi SPPG atau minimal bidan dan puskesmas setempat.