JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini pada 21 Mei, tepat 28 tahun yang lalu di Istana Negara, Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden ke-2 Republik Indonesia.
Kekuasaannya sebagai Presiden Republik Indonesia diserahkan Soeharto kepada BJ Habibie, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Presiden.Pengunduran diri Soeharto itu berdasarkan aspirasi rakyat untuk mengadakan reformasi di segala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Saya memutuskan untuk menyatakan berhenti dari jabatan saya sebagai Presiden Republik Indonesia, terhitung sejak saya bacakan Pernyataan ini, pada hari ini, Kamis, 21 Mei 1998," ujar Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada 28 tahun yang lalu.
Baca juga: Eks Menko Ekuin soal Mundurnya Soeharto: Kita Nggak Bisa Lawan Arus Sejarah
Berdasarkan arsip pemberitaan Kompas pada 27 Mei 1998, mundurnya Soeharto diawali dari keterangan pers Ketua DPR/MPR Harmoko pada 18 Mei 1998.















