JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate terbaru sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode 19-20 Mei 2026.

Kenaikan ini menjadi yang pertama dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, suku bunga acuan bertahan di level 4,75 persen sejak November 2025.Selain BI Rate hari ini yang naik, BI juga menaikkan suku bunga deposit facility sebesar 50 bps menjadi 4,25 persen dan lending facility menjadi 6 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, langkah tersebut ditempuh untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah yang tengah menghadapi tekanan akibat meningkatnya ketidakpastian global, terutama dampak konflik di Timur Tengah.

Baca juga: Rupiah Melemah, Ini Prediksi BI Rate dan Dampaknya ke IHSG

"Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah," ujar Perry dalam konferensi pers hasil RDG BI, Rabu (20/5/2026).