JENEWA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan, merebaknya wabah Hantavirus dan Ebola menjadi krisis terbaru di dunia yang kondisinya kian berbahaya.

Saat membuka sidang pengambilan keputusan tahunan WHO di Jenewa, Swis, pada Senin (18/5/2026), Tedros menyoroti kemunculan wabah Ebola baru di Republik Demokratik Kongo (DRC) serta kasus Hantavirus langka yang terdeteksi di kapal pesiar MV Hondius."Kedua hal tersebut hanyalah krisis terbaru di dunia kita yang penuh masalah," ujar Tedros di hadapan para menteri kesehatan dan delegasi tingkat tinggi dari berbagai belahan dunia, seperti dikutip dari AFP, Selasa (19/5/2026).

"Mulai dari konflik, krisis ekonomi, perubahan iklim, hingga pemotongan bantuan, kita hidup di masa-masa sulit, berbahaya, dan memecah belah," sambungnya.

Baca juga: WHO Deklarasikan Keadaan Darurat Kesehatan Global untuk Varian Ebola Langka

Kasus kematian Ebola capai 141 orang