TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengakui negaranya telah mengalami kerugian di tengah perang yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa Teheran masih sepenuhnya mampu mempertahankan hak-hak bangsa.Baca juga: Iran Tanggapi Proposal Perdamaian Terbaru AS, Siap Akhiri Perang?
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan dengan lembaga-lembaga eksekutif di bawah naungan Dewan Informasi Pemerintah, yang dihadiri oleh sejumlah anggota kabinetnya.
“Para pemimpin Iran harus menghindari nada atau pernyataan apa pun yang memicu perpecahan,” kata Pezeshkian dilansir CBS News, Senin (18/5/2026).
“Namun kita juga harus menghadapi kenyataan, bukan berarti kita tidak pernah mengalami kerugian,” sambungnya.















