KYIV, KOMPAS.com - Komandan pasukan tak berawak Ukraina, Robert Brovdi atau dikenal sebagai "Madyar" dengan cermat merencanakan serangan yang semakin intens ke wilayah Rusia.

Ia memberikan wawancara eksklusif kepada AFP baru-baru ini, sebelum gelombang serangan terbaru, di mana Kyiv meluncurkan hampir 600 drone ke wilayah Rusia dan menewaskan empat orang.Serangan udara besar-besaran Ukraina menargetkan industri pertahanan dan fasilitas minyak untuk merampas sumber daya yang dibutuhkan Rusia agar dapat melanjutkan perang.

"Sumber pendanaan untuk pengeluaran perang Putin telah menjadi sasaran militer yang sah dan prioritas di wilayah mana pun, di bagian mana pun dari wilayah negara pendudukan, baik itu di selatan, Ural, atau Siberia," katanya, dikutip dari AFP, Senin (18/5/2026).

Baca juga: Ukraina Gempur Rusia, Luncurkan 550 Drone Sekaligus

Intensitas serangan Ukraina meningkat