AirNav Indonesia mengumumkan masih ada tiga bandara yang operasinya ditutup imbas sebaran abu vulkanik.

Berdasarkan data pada pukul 09.15 WIB, total penerbangan terdampak dari penutupan 3 bandara ini sebanyak 336 penerbangan terdampak.

Sebanyak enam bandara ditutup sementara imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.

AirNav Indonesia menerbitkan informasi terkait penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan bandara terdampak lainnya.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan, penutupan delapan bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau diperpanjang hingga 24.00 WIB.

Penutupan beberapa bandara imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September 2026 pukul 09.00 WIB pagi ini.

Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma lanjut ditutup hingga pukul 18.00 WIB.

Kementerian Perhubungan menyiapkan sejumlah bandara alternatif yang dapat digunakan untuk menggantikan beberala bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik.

Berdasarkan pembaruan NOTAM, tujuh bandar udara yang sebelumnya berstatus closed masih mengalami perpanjangan penutupan hingga estimasi pukul 23.59 WIB

Penutupan operasional tujuh bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali diperpanjang hingga Senin (7/9) pukul 23.59 WIB.

Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Bandara Husein Sastranegara telah siap digunakan untuk lepas landas dan mendarat.

AirNav Indonesia mengumumkan masih ada tiga bandara yang operasinya ditutup imbas sebaran abu vulkanik.