AS kini membidik sejumlah infrastruktur vital di wilayah selatan Iran, antara lain bandara dan jembatan.

Militer Amerika Serikat (AS) kembali meluncurkan gelombang serangan udara baru terhadap Iran pada Rabu (15/7/2026).

Militer AS meluncurkan serangan baru terhadap Iran, menargetkan fasilitas militer di Selat Hormuz. Iran menolak negosiasi dan fokus pada pertahanan negara.

Situasi di kawasan Teluk semakin membara setelah militer Amerika Serikat (AS) dan Iran saling jual beli serangan yang kini telah memasuki hari keenam.

Iran mengancam bakal menghancurkan "semua infrastruktur di kawasan", sebagai jawaban atas serangan rudal AS yang kian mendekati ibu kota Teheran.

Ketegangan AS-Iran meningkat setelah serangan rudal AS di sekitar Pulau Qeshm. Iran melaporkan serangan balasan terhadap pangkalan udara AS di Yordania.

AS kini membidik sejumlah infrastruktur vital di wilayah selatan Iran, antara lain bandara dan jembatan.