Militer AS meluncurkan serangan baru terhadap Iran, menargetkan fasilitas militer di Selat Hormuz. Iran menolak negosiasi dan fokus pada pertahanan negara.

AS kembali lancarkan serangan ke Iran. Teheran menuding serangan Washington itu menggagalkan upaya diplomatik dan memicu kembali ketidakamanan di Selat Hormuz.

Militer Amerika Serikat (AS) kembali meluncurkan gelombang serangan udara baru terhadap Iran pada Rabu (15/7/2026).