Publik patut curiga saat yang paling keras menolak evaluasi dan penghentian sementara MBG bukan para siswa, orang tua, atau sekolah, tapi pengusaha.

Lewat Surat Edaran (SE) 12/2026, Badan Gizi Nasional (BGN) meniadakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama periode libur sekolah.

Program MBG dinilai tak hanya ditujukan kepada siswa sekolah, melainkan juga ke balita dan anak-anak di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

BGN hentikan program MBG saat libur sekolah, meski diprotes pengusaha. Ini demi efisiensi anggaran Rp 3 triliun.

Keputusan BGN menyetop MBG selama libur sekolah diprotes pengusaha di Gapembi, mereka menilai keputusan ini merugikan supplier hingga pegawai SPPG.

Publik patut curiga saat yang paling keras menolak evaluasi dan penghentian sementara MBG bukan para siswa, orang tua, atau sekolah, tapi pengusaha.

Saat pemerintah berupaya efisien anggaran dan membersihkan tata kelola MBG, mitra malah menolak. Keuntungan bisnis di atas kepentingan nasional.