Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menjelaskan penumpukan 10 ribu kontainer di Tanjung Priok akibat perusahaan importir yang lambat mengeluarkan barang.

Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menjelaskan penumpukan 10 ribu kontainer di Tanjung Priok akibat perusahaan importir yang lambat mengeluarkan barang.

"Contohnya seperti BYD, kemudian dari Wuling itu masih memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pelabuhan selama 3 hari setelah SPPB," kata Djaka.