Trump mengeklaim bahwa AS-Iran menyepakati nota kesepahaman sangat kuat untuk menghentikan pertempuran.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa negaranya akan meraih kemenangan total atas Iran dalam dua pekan ke depan.

Presiden Trump mengklaim AS akan menang total dalam perang melawan Iran dalam dua minggu. Ia menyebut Iran bersedia menyerahkan senjata nuklirnya.

Presiden AS Donald Trump pada Selasa (9/6/2026) mengeklaim, negosiasi untuk mengakhiri perang Iran berada pada tahap akhir.

Presiden AS Donald Trump pada Rabu (10/6/2026) mengatakan, Iran terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan damai.

Donald Trump berjanji akan “menghantam mereka dengan keras” setelah perundingan untuk mengakhiri damai mengalami kebuntuan.

Donald Trump mengeklaim bahwa pejabat Iran telah menghubunginya dan meminta Washington menghentikan serangan udara terhadap Iran.

AS menyatakan bahwa serangan terbarunya ke Iran telah selesai setelah operasi militer akibat penembakan helikopter Apache di Selat Hormuz.

Trump menyebut proses akhiri perang Iran tinggal menunggu finalisasi, dan akan ditandatangani di Eropa.

Trump mengeklaim bahwa AS-Iran menyepakati nota kesepahaman sangat kuat untuk menghentikan pertempuran.

Iran membantah telah mencapai kesepakatan baru dengan Amerika Serikat (AS) yang disebut-sebut akan segera terwujud antara kedua negara.