Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke Iran. Ledakan terdengar di dekat Selat Hormuz.

Iran melayangkan ancaman balasan setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan di sekitar Selat Hormuz, Rabu (10/6/2026).

Mantan Laksamana Angkatan Laut AS William McRaven mengatakan, serangan terbaru bukan merupakan skenario yang diinginkan pemerintahan Trump.

Ribuan warga Iran di kota pelabuhan Sirik kehilangan akses air minum setelah serangan AS menghantam dua waduk di wilayah tersebut.

AS menyatakan bahwa serangan terbarunya ke Iran telah selesai setelah operasi militer akibat penembakan helikopter Apache di Selat Hormuz.