AS melancarkan serangan sebagai respons atas jatuhnya helikopter Apache di Selat Hormuz. Situasi kini dilaporkan tenang setelah serangan udara.

Iran mengecam serangan AS terhadap fasilitas radar di selatan negara itu, menyebutnya pelanggaran gencatan senjata dan tindakan agresi militer.

AS menembak jatuh dua drone Iran di Selat Hormuz yang disebut mengancam pelayaran internasional. Simak potensi dampaknya pada gencatan senjata.

Sebuah helikopter tempur Apache Angkatan Darat AS jatuh di dekat Selat Hormuz pada Senin (8/6/2026).

Trump memastikan bahwa dua pilot militer AS berhasil diselamatkan, setelah sebuah helikopter Apache jatuh di dekat Selat Hormuz yang dikuasai Iran.

Sebuah helikopter tempur Apache AS jatuh di dekat Selat Hormuz yang dikuasai Iran. Dua pilot helikopter militer AS itu berhasil diselamatkan.

According to local media, explosions were reported in the Sirik area along the Strait of Hormuz. Additional blasts were also reportedly heard in Bandar Abbas. | World News

AS melancarkan serangan militer terhadap Iran pada Selasa (9/6/2026), menyusul jatuhnya helikopter tempur Apache milik Angkatan Darat AS.

Iran melayangkan ancaman balasan setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan di sekitar Selat Hormuz, Rabu (10/6/2026).

Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan telah menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania.

AS melancarkan serangan terhadap hampir 20 target di Iran setelah sebuah helikopter militer AS dilaporkan ditembak jatuh oleh Teheran

AS melancarkan serangan sebagai respons atas jatuhnya helikopter Apache di Selat Hormuz. Situasi kini dilaporkan tenang setelah serangan udara.

Amerika Serikat mengumumkan serangan balasan setelah helikopter Apache jatuh di Selat Hormuz. Iran menegaskan akan membalas setiap serangan AS.

AS resmi luncurkan serangan bom ke berbagai wilayah Iran atas perintah Trump. Teheran balas dengan menutup total Selat Hormuz bagi semua kapal.

Militer AS mengumumkan pasukannya telah "menyelesaikan" gelombang serangan terbaru terhadap sejumlah target di wilayah Iran pada Kamis (11/6) dini hari.

AS menyatakan bahwa serangan terbarunya ke Iran telah selesai setelah operasi militer akibat penembakan helikopter Apache di Selat Hormuz.

IRGC mengancam akan menjadikan seluruh kawasan Timur Tengah menjadi 'neraka' jika Amerika Serikat (AS) mengganggu stabilitas di Selat Hormuz.