Dilansir dari data Bloomberg, Selasa (9/6/2026), dolar AS mengalami pelemahan hingga 0,75% atau turun sampai 136,5 poin pada level Rp 18.051.

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah melanjutkan tren penguatan.

Rupiah terdepresiasi tajam ke Rp 18.201 per dollar AS, memicu kekhawatiran inflasi, pelemahan daya beli, hingga potensi PHK.

Nilai tukar rupiah semakin tertekan oleh penguatan dolar AS pada perdagangan Senin (8/6).