Nilai tukar Dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap Rupiah. Kondisi ini mulai memukul pengusaha pusat perbelanjaan.

Rupiah terdepresiasi tajam ke Rp 18.201 per dollar AS, memicu kekhawatiran inflasi, pelemahan daya beli, hingga potensi PHK.

Nilai tukar rupiah kian tertekan oleh dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Senin (8/6/2026).

Nilai tukar Dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap Rupiah. Kondisi ini mulai memukul pengusaha pusat perbelanjaan.

Nilai tukar rupiah semakin tertekan oleh penguatan dolar AS pada perdagangan Senin (8/6).

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini.

Dilansir dari data Bloomberg, Selasa (9/6/2026), dolar AS mengalami pelemahan hingga 0,75% atau turun sampai 136,5 poin pada level Rp 18.051.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin terasa ke sektor manufaktur.