'Walaupun spanduknya diturunkan dan dibakar gerakan tetap hidup, karena kita hidup dari dialektika,' pungkasnya.

'Meski mengatasnamakan UGM, baliho tersebut tidak dipasang oleh UGM dan tidak mewakili pandangan resmi UGM,'.

'Walaupun spanduknya diturunkan dan dibakar gerakan tetap hidup, karena kita hidup dari dialektika,' pungkasnya.